Agama dan Pluralitas

Agama menuntut ketundukan dan ketaatan secara penuh dan seseorang baru dapat disebut sebagai memeluk agama secara baik jika ia menyerahkan kepentingan hidupnya secara total diatur menurut tuntunan agama yang ia anut. Di sini nampak adanya tantangan terhadap masing-masing penganut agama untuk bersikap panatik terhadap prinsip agama mereka masing-masing sekaligus terdorong ke arah penerapan sikap hidup yang bercorak eksklusivistis dalam berbagai sisi kehidupan. 

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin tinggi kualitas ketaatan beragama seseorang, semakin kental pula sikap panatisme terhadap ajaran agama yang ia anut dan sekaligus berarti bahwa semakin sulit pula untuk dapat menerapkan pola hidup yang menerima nilai-nilai pluralistis. (silahkan didownload)

Comments

Popular posts from this blog

صِفَة-مَوْصُوْف SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati)

HUBUNGAN KRISTEN DAN ISLAM (Periode Pertengahan dan Modern)

PENDIDIKAN ISLAM MASA KERAJAAN GOWA